Jumat, 01 November 2019

16 Pelamar di KPRI Usaha Jaya, Siap Diseleksi


Sejak dibuka lamaran pada awal Oktober 2019, sedikitnya ada enam belas (16) pelamar yang masuk. Enam belas pelamar itu diantaranya, Ahmad Ali, Lusia Kewa, Maksimiliana Lima, Fransiskus X. Peu, Didimus Dosi Tupen, Raymundus Ama Hory, Felix Edmono D. Koten, Kristina K. J. Kalikeban, Viviliana Beto Ritan, Suptiyati Kung, Maria Paskalia Benga Tokan, Maria Goreti Peni, Anna Mama Yosefina Lio, Hironima Muda, Mei Lani Indarti, Sesilia Roswita De Ornay.

Ada beberapa tahapan seleksi diantaranya seleksi administrasi, tes tertulis, seleksi kemampuan Informasi Teknologi (IT), dan tes wawancara. Seleksi wawancara untuk mengetahui kelengkapan berkas sesuai permintaan, tes tertulis untuk mengetahui kemampuan kognitif, seleksi  IT untuk mengetahui keterampilan, dan tes wawancara untuk mendengar komitmen kerja calon karyawan baru.

Gregorius Talu Werang, Ketua KPRI Usaha Jaya Larantuka mengatakan, KPRI Usaha Jaya sungguh menerapkan keterbukaan dalam proses penerimaan karyawan. “ KPRI Usaha Jaya setiap tahun selalu membuka lowongan kerja untuk putra putri daerah Flores Timur. Proses seleksi terbuka mulai dari informasi, tahapan seleksi dan pengumuman. Tidak sekedar menerima karyawan, gaji yang disiapkan lembaga disesuaikan dengan Upah Minimum Regional (UMR). Kita berharap, dengan keterbukan seleksi, dapat menghasilkan calon karyawan yang cerdas, terampil dan memiliki kreativitas dan inovasi dalam membangun koperasi,’kata Goris

Setelah melewati tahapan seleksi administrasi, dijadwalkan ujian tertulis, tes IT dan wawancara akan dilaksanakan Jumat, (8/11/19). Proses seleksi akan menerima dua karyawan dan ditargetkan bekerja pada pertengahan Bulan November 2019.***


Kamis, 17 Oktober 2019

KPRI Usaha Jaya Gelar Pendidikan dan Pelatihan Anggota

(Suasana diskusi pada Pendidikan dan Pelatihan Anggota KPRI Usaha Jaya)
 
Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Usaha Jaya, terus menjaga eksistensi lembaga dengan tetap mempertahankan tahapan- tahapan pendidikan dan pelatihan untuk anggota dalam satu tahun buku. Tujuan pendidikan dan pelatihan Anggota (PAG), selain meningkatkan kapasitas dan pemahaman anggota terhadap koperasi, tetapi juga menjadi ajang pengkaderan calon- calon pengurus yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan koperasi.

Hal ini diungkapkan oleh Gregorius Talu Werang, selaku Ketua KPRI Usaha Jaya pada acara pembukaan yang dilangsungkan pada Kamis sore (17/10/19) di Aula Saron Sandominggo Larantuka. Menurut Goris Werang, sebuah koperasi yang sehat mesti rutin menjalankan tahapan secara organisatoris demi peningkatan kapasitas anggota dan meningkatkan rasa memiliki dan mencintai koperasi.
“Semakin akrab dengan lembaga koperasi KPRI Usaha Jaya, menjadi modal perkembangan koperasi ke depannya. Baik pengurus, pengawas, manajer karyawan, Koordinator Wilayah (Korwil) dan anggota masing- masing memiliki tanggungjawab dalam menjaga dan menghidupkan koperasi. Kekompakan dan kerja sama menjadi penting dan strategis dalam mendongkrak kualitas koperasi, ke arah yang lebih baik,’ kata Goris Werang.

Pendidikan dan Pelatihan Anggota (PAG) KPRI Usaha Jaya menghadirkan 27 Koordinator Wilayah (Korwil) se- Kabupaten Flores Timur, dan 27 anggota yang tersebar di 27 Korwil. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari ini, Kamis- Jumat, (17-18/10/19) didampingi Pengurus dan Pengawas KPRI Usaha Jaya. Sementara narasumber yang memberikan materi seputar pengetahuan koperasi berasal dari Lembaga Perlindungan Koperasi (Lapenkop) Kabupaten Flotim, Siprianus Benaku dan Bernadus Belawa Makin.

Materi yang disampaikan meliputi regulasi – regulasi yang berhubungan dengan koperasi, perkembangan koperasi, kepengurusan, tugas fungsi setiap elemen kepengurusan, manajemen koperasi, kebijakan koperasi seturut dinamika perkembangan koperasi, berbagai jenis rapat dan pertemuan koperasi, juga isu- isu aktual yang berkaitan dengan koperasi.*** (Mmk)

Koperasi Usaha Jaya Buka Lowongan Kerja Untuk Sarjana Manajemen Ekonomi

Gregorius Talu Werang (Ketua Koperasi Republik Indonesia -Usaha Jaya - Flores Timur)


Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Usaha Jaya membuka lowongan kerja untuk 2 (dua) Sarjana Ekonomi Manajemen yang akan dipekerjakan sebagai karyawan pada Koperasi yang berdiri sejak 16 Juni 1976 ini. Kesempatan sudah dibuka sejak awal Bulan Oktober 2019 dan akan ditutup pada 31 Oktober 2019.

Koperasi dibawah kepemimpinan Gregorius Talu Werang ini membuka lowongan melalui media online dan informasi melalui pamflet. Terbuka untuk sarjana Manajemen Ekonomi tamatan dari universitas manapun. Adapun syarat pelamar yakni, tamatan Sarjana Ekonomi Manajemen, belum menikah, memiliki IPK 2.5 ke atas, mampu mengendarai sepeda motor, mampu mengoperasikan komputer, dan menulis lamaran dengan tujuan ke Ketua Koperasi Usaha Jaya Larantuka dengan alamat kantor di Jalan Ponorogo Lingkungan Gege Kelurahan Waihali Larantuka. Surat lamaran dilampirkan dengan Foto Copy Ijazah dan Transkip Nilai yang telah dilegalisir, Foto Copy KTP, Pas Foto 3 x 4 satu buah dan sertifikat pengalaman mengikuti kegitan atau diklat keterampilan (jika ada).


Gregorius Werang, Ketua KPRI Usaha Jaya Senin (14/10/19) mengatakan, saat ini KPRI Usaha Jaya membutuhkan 2 (dua) tenaga Sarjana Ekonomi Manajemen untuk bekerja di Koperasi Usaha Jaya Larantuka. “Sesuai analisis beban kerja di KPRI Usaha Jaya, kami menempuh langkah membuka lowongan pekerjaan untuk dua Sarjana Ekonomi Manajemen. Melalui media online dan pamflet kami menyampaikan informasi ini. Peminatnya cukup banyak walau ada yang dari sarjana dengan basic ilmu yang lain. Semua lamaran sudah kami terima dan diberi batas waktu terkahir bagi pelamar baru hingga Jumat (31/10/19). Pelamar yang ada akan melewati dua tahapan tes yakni tes tertulis dan wawancara yang akan dilakukan awal bulan November. Kami berharap yang terseleksi adalah yang terbaik dari semua pelamar dan siap bekerja sungguh untuk kemajuan Koperasi Usaha Jaya ke depannya,”kata Goris Werang

Bendahara KPRI Usaha Jaya, Bernadus Belawa Makin di Kantor KPRI Usaha Jaya (14/10/19) mengatakan, saat ini lapangan kerja sangat terbatas olehnya banyak sarjana yang mengangur. Proses seleksi betul betul dilakukan untuk mendapatkan karyawan yang benar benar berkualitas. “Kami inginkan yang terseleksi nanti adalah karyawan yang benar benar berkualitas dan mampu mencurahkan semua potensi, ilmu dan pengalamannya untuk kemajuan Koperasi Usaha Jaya. Saat ini kami telah memiliki 10 (sepuluh) karyawan yang cakap di bidang kerjanya masing – masing, semoga karyawan baru yang akan diterima dapat menyesuaikan diri dengan karyawan yang ada dan bersama sama memajukan Koperasi Usaha Jaya,”kata Bernadus.

Koperasi Usaha Jaya dibawah kepemimpinan Gregorius Talu Werang memiliki kepengurusan lengkap, Maksimus Masan Kian, dan Bendahara Bernadus Makin. Sementara pengawas terdiri dari Ketua, Petrus Hayon Bua Kein, Sekretaris Theodorus Enga Kelen dan Anggota, Wahid Mansyur. Sementara Penangungjawab harian (Manager) Maximus L. Kefi. (Mmk)