Selasa, 05 Desember 2017

Kembangkan Bakat Orang Muda (Desa Boru Siap Luncurkan “Gong Kreasi Orang Muda”)

(Tim Work "Gong Kreasi Orang Muda" Desa Boru saat melakukan persiapan lokasi pameran)



Dalam rangka mengembangkan bakat orang muda, Desa Boru Kecamatan Wulanggitang siap meluncurkan “Gong Kreasi Orang Muda”. Wakil Bupati Flores Timur (Flotim) Agustinus Payong Boli, dipastikan hadir untuk membuka kegiatan ini, pada Kamis, besok (7/12/17).

Kegiatan yang akan dilaksanakan di Halaman Taman Posyandu Dusun Riangwulu ini menghadirkan orang Muda Desa Boru, Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat, Tokoh Agama, Tenaga Pendidik dan kependidikan, serta masyarakat Desa Boru.

Martinus Liwu, Ketua Tim Work “Gong Kreasi Orang Muda” mengatakan, tujuan peluncuran “Gong Kreasi Orang Muda” adalah untuk meningkatkan dan mengembangakan apresiasi kreasi seni dan budaya dikalangan masyarakat khususnya Orang Muda Desa Boru.”Kami memandang penting melaksanakan kegiatan ini untuk meningkatkan dan mengembangakan apresiasi kreasi seni dan budaya dikalangan masyarakat serta memberikan motivasi dan bekal hidup bagi orang muda dalam menatap masa depan mereka dan dapat mencintai budaya lokal sebagai kekayaan dalam pembentukan  karakter sehingga mampu beradaptasi dan selektif dalam menerima setiap perkembangan informasi dan teknologi di era ini,’kata Martinus. 

Pada acara Peluncuran “Gong Kreasi Orang Muda” ini dikemas dalam satu paket acara diskusi menghadirkan empat (4) pembicara diantaranya; Agustinus Payong Boli, Wakil Bupati Flotim dalam materi Penguatan Lembaga Desa, Silvester Petara Hurit, Pengamat dan Kritikus Seni, memberikan pandangan tentang Seni dan Budaya, Maksimus Masan Kian, Ketua Asosiasi Guru Penulis Indonesia (Agupena) Cabang Flotim, berbagi seputar Gerakan Literasi, dan Kamilus Tupen Jumat, Ketua Kelompok Tani Lewowerang dalam materi Kiat Sukses Menjadi Petani.

Dalam rangkaian acara, diadakan juga pameran kreasi orang muda Desa Boru pada stand – stand yang sudah disiapkan. Dinas UKM Flores Timur, turut hadir memberikan informasi terkait pengembangan kerajinan tangan.(KbrF)

Ada Pelangi Di Kening Beningmu

(Eman Ola Masan Lamablawa, Ketua OMK Paroki Witihama)
 
Masih terngiang riak-riak semangatmu di dinding kupingku saat kuseruput kopiku, malam ini. Semakin kuteguk, sejuk membujuk lubuk ingin jumpa. Tawa dan tangis teracik apik dalam satu cita rasa kebersamaan. Bagai kopi, kebersamaan yang diasuk dengan perpaduan rasa kesetiakawanan sejati akan menyisahkan rasa mantap yang manunggal. Maka ijinkan kulacak keping-keping yang masih tercecer lalu kuramu dalam secarik kisah dikawani gerimis di ujung timur Flores Timur. Sudi kiranya masih ada aroma kopi mantap meskipun kebersamaan telah berlalu.

Selain sekian Orang Muda Katolik, Paroki Witihama, ada sesosok orang muda yang masih fasih singgah di bilik pikiran. Di kalangan Orang Muda, Paroki Witihama, mereka menyapanya Kakak Eman. Seorang Muda Katolik yang murah senyum dan ramah. Lelaki dari Desa Lamabelawa yang anggota DPP (Dewan Pastoral Paroki) Pusat, seksi Kepemudaan ini tak sekedar penting belaka namun bermanfaat pula. Apa pasal? Mengaransemen aneka karakter anak muda dari kampung berbeda dalam sebuah kegiatan keagamaan bukan hal remeh temeh. Kebanyakan orang muda menggandrungi gaya hidup hedonis dan tak sudi judi badan dalam urusan keagaaman yang tak diupah alias secara gratis. Uang memang banyak maunya. Namun benda mati ini tak mampu menumpulkan naluri iman kita, bukan?

Dalam sambutannya pada acara penutupan, Kakak Eman berkisah penuh gelora. Pada acara pembukaan dan hari-hari berikutnya cuaca kurang bersahabat namun warna kebersamaan kita tak sempat luntur diguyur hujan. Tuhan sedang menguji komitmen kita. Dan kita sudahi kegiatan dengan suasana hati yang cerah ceria. Bagiku, ini adalah keajaiban, ucap Eman penuh gairah. 

Teman-teman OMK, dan tatkala langit berbinar, ada arsiran pelangi di bening kening kalian. Salut buatmu semua. (Amber Kabelen- pengurus Agupena Flotim)




Senin, 04 Desember 2017

Romo Amatus Witak: OMK Paroki Witihama, Kalian Penting


 (Romo Amatus Witak, Pr. Pastor Paroki Witihama, Adonara)

Di sebagian besar tempat, saat ini, orang tua dan orang muda seolah diceraikan oleh samudra ketidakpedulian. Orang tua jual mahal. Orang muda acuh. Orang tua enteng menilai. Orang muda tak ambil pusing. Orang ta selalu ingin didengarkan. Orang muda ingin selalu dimengerti. Rasa saling mempercayai semirip barang antik. Mempercayai saja rumit apalagi secara bersama mengurai benang yang kusut? Sudi judi badan semenjak kini lebih mending ketimbang melatah dengan kata terlambat yang menjadi sesal tiada sudah.

Di lingkup agama pun dilanda soal serupa. Banyak OMK enggan memberi diri untuk gereja. Pagar gereja yang tinggi seolah-olah menjadi pemisah yang disulit diruntuhkan. Butuh sebarek semangat tak asal untuk berkolaborasi. Hal ini perlahan-lahan telah ditepis berkat uluran semangat Pastor Paroki, Romo Moderator, Pengurus DPP Pusat Seksi Kepemudaan, Pengurus OMK Paroki, Pengurus dan anggota OMK stasi. Atas keseragaman semangat inilah telah tergelar Camping Rohani Penguatan Kapasitas OMK St. Dominikus Savio, Paroki Witihama.

Pada acara penutupan, Pastor Paroki, Romo Amatus Witak, Pr memberikan lecutan motivasi dan tantangan di hadapan peserta camping rohani dan para undangan yakni Camat Witihama, Kepala Babinsa Witihama dan para pemateri jurnalistik.

"Ada orang yang merasa diri penting. Ada orang yang memaksa diri penting. Dan ada yang memang penting."

Dan kalian Orang Muda Katolik (OMK) adalah penting. Para undangan dan pemateri yang hadir di tengah kalian di sini, mereka bukan penting.Namun karena kalian penting, mereka sedia membaur diri, saling berbagi dan belajar bersama menjadi Orang Muda Katolik hebat, ucap Romo Amatus sembari mengulum senyum ramah disahuti tepukan tangan peserta dan para undangan.

Beliau menambahkan, kalian telah menunjukan kemampuan di hadapan Tuhan dan Tuhan telah memampukan kalian. Kesetiakawanan sejati yang sudah membenih di sini akan menjadi mutiara yang subur di dalam dirimu semua. Orang Muda Katolik Paroki Witihama, jadikan dirimu bagai anak panah pada sebuah busur. Tuhan sedang menarikmu ke belakang dan menguji komitmenmu sembari memberimu kekuatan lantas mendorongmu melejit menjadi mutiara bagi sesamamu, pesan Romo disambut manggut-manggut peserta dan undangan kegiatan. (Amber Kabelen- Pengurus Agupena Flotim)


Selasa, 28 November 2017

Salah satu Materi Pada Camping Rohani OMK Paroki Witihama adalah Jurnalistik

Motivasi menulis untuk masyarakat di Flores Timur kian terasa. Bukan hanya wartawan, akademisi atau pelajar yang bergelut dalam dunia tulis menulis, masyarakat di desa mulai terdorong untuk menciptakan kegiatan dengan mengisi materi pelatihan jurnalistik. Salah satu wadah yang akan mengadakan kegiatan Pelatihan Jurnalistik adalah Orang Muda Katolik (OMK) Witihama, Kecamatan Witihama Pulau Adonara.

Dua narasumber yang diundang hadir berbagi seputar dunia jurnalistik diantaranya, Sandro Balawangak selaku Pemimpin Redaksi Media Online Weeklyline.net dalam materi Teknik Menulis Berita dan Maksimus Masan Kian, Ketua Asosiasi Guru Penulis Indonesia (Agupena) Cabang Flotim dalam materi, Motivasi menulis, jurnalisme warga dan Menulis efektif di Media Sosial facebook.

Eman Ola Masan Lamablawa, Ketua OMK Paroki Witihama mengatakan, Komunitas OMK merupakan wadah kreativitas, pengembangan, pengkaderan generasi muda.Olehnya ruang kreasi harus dibuka untuk kalangan muda mengeksplorasi bakat dan potensi yang dimiliki. “Komunitas OMK merupakan wadah kreativitas, pengembangan, pengkaderan generasi muda. Dengan demikian, ruang kreasi harus dibuka untuk kalangan muda dapat mengeksplorasi bakat dan potensi yang dimiliki. Ada banyak potensi yang terpedam dalam diri anak anak muda, sebab itu, motivasi perlu dibangun sehingga potensi yang dimiliki dapat diarahkan ke hal – hal yang positif. Tantangan dewasa ini, sudah sangat serius untuk kalangan orang muda. Salah mengarahakan langkah maka bisa gagal di tengah jalan,’kata Eman.

Ia mengatakan, OMK Paroki Witihama, adalah bagian dari Gereja lokal Keuskupan Larantuka sehingga diharapkan dapat agen-agen transformasi menuju Gereja umat Allah yang mandiri dan misioner. Untuk mencapai maksud ini serta sebagai bentuk tanggung jawab Gereja terhadap OMK, menyelenggarakan acara Camping Rohani OMK Paroki Witihama. “Kegiatan ini merupakan ajang bertemu dan berkumpul bagi orang muda, sehingga mereka melakukan sharing iman dan saling meneguhkan dalam persaudaraan dan kekeluargaan diantara orang muda.Melalui sharing iman, OMK diharapkan dapat memperoleh inspirasi dan keberanian untuk menjalani ajaran Kristus dalam kehidupannya sehari-hari,”kata Eman.

Adapun konsep kegiatan, dibagi dalam empat bagian diantaranya Camping Rohani, pelatihan – pelatihan, penghijauan di mata air dan perayaan sakramen. Khusus Pelatihan Jurnalistik, salah satu kegiatan tindak lanjut adalah membuat satu Website untuk menulis semua potensi yang dimiliki oleh Kecamatan Witihama agar dapat diakses oleh dunia luar. Aksiliterasi digital.

Kegiatan yang dipusatkan di Halaman Aula Jessing Paroki Maria Pembantu Abadi Witihama, tanggal 30 November s/d 3 Desember 2017 diikuti oleh sedikitnya 200 utusan Orang Muda Katolik dari Stasi- stasi di Paroki Witihama.(KbrF)

Sabtu, 25 November 2017

Buku Tapak Tuah Jadi Kado HUT PGRI Ke-72 dan HGN 2017

(Silvester Witin, Pengurus Kabupaten PGRI Flores Timur(kiri) memberikan Kado Buku untuk Ketua Cabang PGRI Adonara Tengah)



Waktu telah menunjukkan pukul 10.45 WITA. Mendung terus menudung hingga mentari terhalang. Murid-murid berseliweran mencari dan menemui guru-gunya demi memberi ucapan selamat. Begitupun para guru saling mengapresiasi, memotivasi bersama, suasana indah dan semangat sangat terasa. 

Setelah apel bendera kegiatan dilanjutkan dengan ramah-tamah sederhana yang bertempat di Aula SDK Lite. Ratusan guru anggota Cabang PGRI Adonara Tengah berjubel masuk ke dalam ruangan.Tepatnya di Aula SDK Lite. Di bagian paling depan terlihat Valentinus Basa Camat Adonara Tengah, pengurus Kabupaten PGRI Flores Timur Silvester Witin, S.Fil, Ketua Cabang PGRI Adonara Tengah Yohanes Boli, S.Pd. SD, telah menempatai kursi yang menghadap kearah peserta. 

Silvester Witin, S.Fil saat memberikan sambutan mewakili Pengurus Kabupaten PGRI Flores Timur menyampaikan bahwa “ perjuangan kita sebagai organisasi profesi harus sesuai dengan visi dan misi Bupati Flores Timur yaitu selamatkan orang muda. Oleh karena itu peningkatan kapasitas guru menjadi penting, karena nasib anak bangsa ini menjadi tanggung jawab guru terutama dengan pendidikan karakter”. Demikian Sil Witin menegaskan. 

Guru SMAN 1 Larantuka yang juga Wakil Ketua Agupena Flores Timur ini menegaskan bahwa “ Gerakan literasi harus masuk dan merasuk dalam wilayah sekolah. Terutama mengenalkan anak pada dasar litetasi yaitu kemapuan baca tulis”. Sil Witin juga menyampaikan bahwa Agupena Flores Timur saat ini terus bergerak memperkenalkan gerakan ini dibergai sekolah di wilayah Flores Timur, salah satu kegiatannya yakni gerakan katakan dengan buku. “ kami menyediakan dan membagi buku-buku bacaan secara gratis, jika ibu bapak berminat silakan hubungi Agupena”. Jelas Sil dalam ajakan.

Diakhir sambutannya Silvester Witin yang juga penulis Buku Revolusi Mental Ala Guru ini memberikan “Buku Tapak Tuah” Antologi Puisi Tiga Pengajar Muda Flores Timur yang salah satu penulisnya adalah As’yari Hidayah Hanafi merupakan putra asli Adonara Tengah sebagai Kado dari Pengurus Kabupaten PGRI Flores Timur kepada Ketua Cabang PGRI Adonara Tengah Yohanes Boli, S.Pd. SD. (Ari Tokan- Pengurus Agupena Flotim)