Senin, 16 Oktober 2017

Penampilan Zaeni Boli dan Kawan – kawan Memukau Penonton (Pertunjukan Seni Teater OMBA- dah yang Disutradarai oleh Silvester Hurit)

Penampilan Zaeni Boli dan kawan - kawan mampu menggiring para penonton untuk menertawakan diri sendiri. Beberapa adegan sempat mengetuk kesadaran para penonton akan gaya hidup masa kini yang enteng melenceng dari kebermaknaan. Panggung taman kota malam itu, sungguh milik anak muda.

Saya Lamaholot, Deket Lewo Tanah. Judul lagu yang dibawakan oleh paduan suara siwa-siswi SMAK Frateran Podor, Larantuka mengiringi rombongan Bupati Flotim yang mengantri antri langkah menuju tenda di Taman Kota, Senin malam (16/10/17). Acara ini merupakan sebuah rangkaian kegiatan memperingati Hari Anti Narkoba Internasional. Pada momentum tersebut diisi dengan pencanagan Gerakan Selamatkan Anak Muda Flotim dari Bahaya Penyalagunaan Narkoba.

Rintik sempat menyinggahi panggung taman kota malam itu. Namun tak mampu menurutkan semangat para undangan dan penonton manakala Nara Teater menampilkan suguhannya berjudul OMBA-dah yang disutradarai oleh Silvester Hurit.

“Sebuah kata tak bermakna. Hidup kian jauh dari makna. Ketidakbermaknaan mulai berurat akar di kehidupan pribadi, berkeluarga, bertetangga, beragama, berpemerintah, berpolitik dan berkebudayaan. Pentas OMBA-dah dalam rangkaian kegiatan sosialisasi narkoba adalah ruang dimana kita mencubit diri sendiri. Seupaya kita bisa lebih melek dan bersungguh-sungguh menjaga hidup ini. Kehampaan makna hidup dan kekosongan ruang batin adalah lahan subur bagi lahirnya segala perilaku menyimpang termasuk narkoba,”demikian prolog yang dibacakan pembawa acara Sefi Belang.

Penampilan Zaeni Boli dan kawan - kawan mampu menggiring para penonton untuk menertawakan diri sendiri. Beberapa adegan sempat mengetuk kesadaran para penonton akan gaya hidup masa kini yang enteng melenceng dari kebermaknaan. Panggung taman kota malam itu, sungguh milik anak muda.

Siswa-siswi dari SMAK Frateran Podor, SMAK Darius, Seminari Hokeng, SMEA Lamaholot turut memeriahkan acara malam itu. Mereka menampilkan beberapa seni pertunjukan, paduan suara dan pembacaan puisi. Pernak-pernik yang dikenakan para pelakon turut menyulut mata para penonton. Lincah gerak ikut menerbitkan semangat dari binar wajah mereka. Lantang suara paduan suara yang disahuti genderang dan perkusi seolah menggeretak gerakan selamatkan anak muda Flotim dari bahaya penyalagunaan narkoba.Percakapan Obrolan Berakhir (Amber Kabelen- Pengurus Agupena Flotim)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar